Rembug Stunting: Langkah Nyata Delanggu Menuju Masyarakat Sehat dan Berkualitas

Rembug Stunting: Langkah Nyata Delanggu Menuju Masyarakat Sehat dan Berkualitas

Delanggu, 22 Agustus 2025 – Upaya menurunkan angka stunting terus menjadi prioritas pembangunan di Kecamatan Delanggu. Sebagai langkah nyata, Kecamatan Delanggu bersama Balai Penyuluhan KB Delanggu menggelar kegiatan Rembug Stunting yang dihadiri oleh perwakilan pemerintah desa, puskesmas, kader kesehatan, serta berbagai pihak terkait. Forum ini berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan tekad untuk melahirkan generasi Delanggu yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Dalam forum ini, semua unsur duduk bersama untuk meninjau kembali kondisi di lapangan, sekaligus menyusun langkah-langkah strategis. Perwakilan Balai Penyuluhan KB menekankan bahwa penurunan stunting tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Dibutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah desa yang mengelola anggaran, puskesmas yang memberikan layanan kesehatan, serta kader KB dan keluarga yang menjadi ujung tombak pencegahan di tingkat rumah tangga.

Tujuan Bersama yang Diperkuat

Rembug Stunting ini bertujuan bukan hanya sebagai ajang koordinasi, melainkan juga untuk memperkuat komitmen bersama. Melalui forum ini, pemerintah desa memperoleh pemahaman yang lebih jelas tentang urgensi stunting, puskesmas dapat menyelaraskan program kesehatan dengan kondisi riil masyarakat, sementara balai penyuluhan KB menegaskan pentingnya edukasi keluarga berencana dan pola asuh yang baik.

Dalam sambutannya, Camat Delanggu menegaskan pentingnya kerja kolaboratif dalam percepatan penanganan stunting. “Stunting bukan hanya masalah kesehatan, tetapi menyangkut masa depan generasi kita. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh desa, tenaga kesehatan, serta masyarakat untuk bersama-sama memastikan tidak ada anak di Delanggu yang kehilangan kesempatan tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujarnya.

Dampak Nyata bagi Masyarakat

Forum rembuk ini memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Pertama, orang tua semakin disadarkan akan pentingnya gizi seimbang sejak 1.000 hari pertama kehidupan. Kedua, desa semakin didorong untuk menempatkan program kesehatan dan penanganan stunting sebagai salah satu prioritas dalam APBDes. Ketiga, layanan kesehatan ibu hamil, bayi, dan balita diperkuat melalui posyandu serta dukungan kader di lapangan.

Dengan langkah-langkah ini, masyarakat tidak hanya diajak memahami masalah, tetapi juga didorong aktif menjadi bagian dari solusi. Harapannya, angka stunting di Kecamatan Delanggu dapat terus ditekan sehingga lahir anak-anak yang sehat, cerdas, dan mampu bersaing di masa depan.

Menuju Generasi Emas Delanggu

Rembug Stunting Kecamatan Delanggu pada akhirnya menjadi bukti nyata bahwa pembangunan kesehatan adalah kerja bersama. Pemerintah, tenaga medis, kader, dan masyarakat bersatu padu membangun pondasi yang kokoh bagi masa depan.

Dengan semangat kolaborasi, Kecamatan Delanggu menegaskan komitmennya: tidak ada anak yang boleh tertinggal karena stunting. Dari rembuk ini, lahirlah harapan besar bahwa Delanggu mampu menjadi wilayah bebas stunting dan menjadi teladan bagi daerah lain dalam menyiapkan generasi emas Indonesia.

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0